2

PKM: PEMASANGAN LAMPU JALAN DAN PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK BERBASIS SOLAR CELL SEBAGAI PROTOTYPE PEMBELAJARAN

Kegiatan  Pengabdian  kepada  Masyarakat  (PkM) sudah dilakukan  secara  rutin  setiap semester   oleh   dosen-dosen dan mahasiswa Insititut Teknologi PLN ( IT-PLN). LPPM IT-PLN selalu   mendukung   seluruh   kegiatan pengabdian  kepada  masyarakat  yang  dilakukan  oleh  semua  kelompok  pelaksana.  LPPM IT-PLN mengelola kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sumber dana berasal dari  Pemerintah,  Internal  dan  pihak  lain.

PkM yang dilaksanakan di MA Al-Khairiyah Rancaranji, Serang Banten dengan tema:”Pemasangan Lampu Jalan Dan Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Solar Cell Sebagai Prototype Pembelajaran Energi Terbarukan Di Ma Al-Khairiyah Rancaranji”, yang terdiri atas dosen-dosen Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Septiannissa Azahra, ST, MT ; Samsurizal, ST., MT ; Miftahul Fikri, S.Si., M.Si dan Christiono, ST., MT serta taklupa melibatkan mahasiswa IT PLN, Abdul Malik dan Muhammad Luthfiansyah dengan Waktu pelaksanaan dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu:

  1. Tanggal 20 september 2020 survei lokasi
  2. Tanggal 10 oktober 2020 kontrak kerjasama
  3. Tanggal 12 desember 2020 sharing knowledge
  4. Tanggal 11 januari 2020  tes pemahaman EBT
  5. Tanggal 13 februari 2020 sharing sesion EBT
  6. Tanggal 14 februari 2020 workshop pemanfaatan EBT PLTS dan pemasangan PJU solar cell
  7. Tanggal 4 Juli 2020 Penyerahan Cinderamata Pada Mitra dan Penutupan

Pelaksanaan PkM ini adalah  terciptanya sharing knowledge tentang pemanfaatan EBT (Energi Baru Terbarukan) terutama energi matahari di masyarakat yang dalam hal ini pelajar/siswa tingkat Madrasah Aliyah.  Tujuan dengan menghasilkan  lulusan Madrasah Aliyah yang dapat bersaing setelah lulus nanti, serta edukasi terhadap siswa/i bagaimana pemanfaatan energi surya, untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.

Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ini, diperlukan kegiatan yang berkesinambungan dikarenakan sekolah yang berada jauh dari pusat kota, sehingga banyak siswa yang belum mengetahui tentang perkembangan energi terbarukan dan pemanfaatannya yang ramah terhadap lingkungan

Comments are closed.