SNEKTI slider

Seminar Nasional Energi Kelistrikan Teknik dan Informatika (SNEKTI) 2020

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi PLN (IT-PLN), memiliki tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) melakukan penjaminan mutu untuk pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PPM) yang telah dilakukan oleh dosen/peneliti IT-PLN. Budaya meneliti di lingkungan IT-PLN mengalami peningkatan sangat tinggi, sehingga IT-PLN memiliki kemampuan yang baik dalam melaksanakan kegiatan penelitian yang bermutu.

Dengan tujuan peningkatan mutu dengan melakukan upaya perbaikan yang berkelanjutan,   setelah proses pelaksanaan penelitian dan pelaporan, perlu dilakukan proses evaluasi dan diseminasi hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam bentuk Seminar Nasional Hasil penelitian dan pengabdian masyarakat di IT-PLN.  

Mengingat hal tersebut di atas maka LPPM IT-PLN menetapkan tema Seminar Nasional

“Pemanfaatan Momentum Revolusi Industri 4.0 dalam rangka mempercepat kemandirian Energi Nasional”

Pelaksanaan Seminar Nasional Energi Kelistrikan, Teknik dan Informatika 2020 (SNEKTI), merupakan even dalam menghadapi revolusi industri ke-empat (Industri 4.0) dibidang Energi dan Kelistrikan untuk mewujudkan kemandirian dalam Energi Nasional. Momentum proses dan aktivitas secara global telah disadari oleh para akademisi dan peneliti di Indonesia, terutama perkembangan aplikasi melalui rancang bangun dan penelitian yang telah banyak dilakukan dalam konteks bidang energi dan kelistrikan serta teknik yang terkait dengan teknologi informasi. Kondisi ini mulai terbentuk suatu sistem yang menimbulkan konektivitas dan interaksi tanpa batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya untuk menciptakan efisiensi dan optimalisasi secara maksimal. Hal ini juga mempengaruhi sektor industri energi dan ketenagalistrikan yang juga mengalami transformasi menuju Electricity 4.0.
SNEKTI 2020 akan dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2020 bertempat di kampus Institut Teknologi PLN, Melalui seminar ini akan dihadirkan narasumber dan praktisi yang memiliki kompetensi dalam tema yang diangkat.

Informasi lebih lanjut untuk kegiatan SNEKTI 2020, dapat dilihat di: http://snekti.sttpln.ac.id/

Writer: Riki Ruli

sttt

Indonesian Best Electricity Award 2020 (Institut Teknologi PLN-Listrik Indonesia)

Energi terbarukan memegang peranan yang cukup vital di berbagai aspek. Tren Konsumsi energi dunia yang kian meningkat tajam berbanding terbalik dengan ketersediaan sumber energi fosil, batu bara dan gas alam. Fenomena tersebut mendorong Setiap Negara  aktif mengembangkan program kemandirian Energi Khususnya Energi terbarukan. Negara tidak dapat berdiri sendiri, butuh sokongan penuh dari setiap stakeholder untuk mewujudkan ketahanan energi nasional. Kolaborasi antara pemerintah, Swasta/Profesional dan Akademisi/Institusi pendidikan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan hal tersebut. Sebagai bentuk stimulasi dalam menggalakkan program kemandirian energi nasional terutama energi terbarukan ,  Institut Teknologi-PLN menjalin kerja sama dengan Listrik Indonesia untuk menyelenggarakan Event Akbar “Indonesian Best Electricity Award 2020” yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 April 2020 di Hotel Bidakara Jakarta. Tema yang diusung dalam Event ini adalah “Reformasi Regulasi dan Pendanaan untuk Percepatan Capaian Energi Terbarukan”. Event ini akan menjadi sangat interaktif dan konstruktif dengan menghadirkan Pembicara-Pembicara dari berbagai elemen yang kompeten dibidangnya masing-masing. Pembicara yang akan hadir dalam event tersebut diantaranya adalah, Prof.Dr.Ir.Iwa Garniwa M.K., MT (Rektor IT-PLN), Dr.Ir.Ridwan Djamaluddin, M.Sc (Deputi Kemenko Marititm dan Investasi), Dr.Ir. I Wayan Koster, M.M (Gubernur bali), Ir.F.X. Sutijastoto, M.A (Dirjen EBTKE), Prof. Suahasil Nazara, S.E, M.Sc., PhD (Wakil Menteri Keuangan), Ir.Zulkifli Zaini, MBA (Direktur Utama PT PLN Persero), Jaya Wahono (Kadin EBTLH), Dr.Ir.Andhika Prastawa, MS. EE (Direktur Pusat Pengkajian, Industri, Manufaktur, Telematika dan Elektronika di BPPT). Event ini dapat dijadikan momentum oleh semua pihak yang terlibat untuk saling berbagi pandangan-pandangan yang solutif terutama dalam membangun Energi terbarukan di segala aspek terutama dalam aspek pendanaan dan regulasi.

Writer : Sofyan

sttt

Pengumuman Penerima Hibah Ristekdikti Tahun Pendanaan 2020

Awal tahun 2020 merupakan pijakan awal perguruan tinggi untuk melangkah dalam menjalankan kewajiban tridarma. Di awal tahun ini Kementerian Riset dan Teknologi/Badan riset dan inovasi nasional merilis daftar penerima Hibah penelitian untuk pendanaan tahun 2020. Ada 10417 Pengusul penelitian hibah dikti yang dinyatakan lolos untuk pendanaan tahun 2020 baik dari perguruan tinggi swasta maupun perguruan tinggi negeri.  STT-PLN termasuk dalam perguruan tinggi yang dinyatakan sebagai penerima hibah penelitian Kemenristekdikti yang terdiri dari 18 Penerima Skim  Penelitian Dosen Pemula Hibah Ristek Dikti, 3 Penerima Skim Penelitian Terapan yang berasal dari STT-PLN. Kepala LPPM STT-PLN, Indrianto mengungkapkan, Ini adalah sebuah pencapaian yang  diperoleh dari kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas rekan-rekan dosen STT-PLN  serta dukungan dari jajaran pimpinan yang terus memberikan motivasi secara moril dan materil agar rekan–rekan Dosen STT-PLN senantiasa memupuk semangat yang tinggi dalam melahirkan karya-karya yang kompetitif baik di level nasional dan internasional. Ucapan terima kasih sebesar-besarnya dihaturkan kepada rekan-rekan dosen dari KLPPM STT-PLN atas pencapain tersebut. Semoga STT-PLN terus maju dan berkembang untuk memperoleh hasil yang maksimal.

WhatsApp Image 2019-12-04 at 10.31.11

Penanandatanganan Kontrak Penelitian dan PkM STT-PLN Tahun 2019

Sebagai lanjutan rangkaian kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam lingkup internal STT-PLN, LPPM STT-PLN menyelenggarakan penandatanganan kontrak Penelitian dan PkM internal untuk memperkuat komitmen Dosen/Peneliti STT-PLN dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Agenda tersebut dihadiri KLPPM, Indrianto, S.Kom, MT dan hampir seluruh Dosen/Peneliti yang terlibat dalam rangkaian Program penelitian dan PkM mulai dari tahap Submit proposal hingga Desk Evaluasi. Dalam sambutannya, KLPPM STT-PLN menyampaikan terima kasih sebesar-besar kepada rekan rekan Dosen  yang masih menunjukkan semangat tinggi dalam meningkatkan kualitas penelitian dan luaran Penelitian dan PkM STT-PLN. Selain itu, poin poin penting yang tentunya civitas akademik STT-PLN harus pahami yakni peningkatan klaster perguruan tinggi yang dicapai oleh STT-PLN dari klaster binaan ke madya harus selaras dengan kualitas luaran penelitian dan PkM. Dalam kesempatan yang sama pula setiap kepala seksi penelitian dan PkM masing-masing Departemen juga memaparkan jumlah proposal yang di telah validasi dan menyampaikan timeline penelitian dan Pkm yang akan berlangsung kedepannya. Ada 18 proposal  skim Penelitian Unggulan Institusi, 17 skim Penelitian Unggulan Departemen, 24 skim penelitian dosen pemula, dan 33 proposal PkM. Bedasarkan Timeline yang dipaparkan Program berikutnya yang masih menanti para peneliti/Dosen STT-PLN adalah kegiatan Monev antara bulan April-Mei dan persiapan seminar internasional/nasional.

WhatsApp Image 2019-11-26 at 09.27.53 (1)

Penyerahan Sertifikat Akreditasi Jurnal Ilmiah Elektronik

Pada hari senin 25 Nopember 2019 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional menyelenggarakan kegiatan Koordinasi Pengembangan Jurnal  dan Penyerahan Sertifikat Akreditasi Jurnal Ilmiah Elektronik di Hotel Grand Sahid Jakarta. Agenda ini merupakan Follow up dari hasil verifikasi Akreditasi Jurnal PETIR STT-PLN yang telah ditetapkan sebagai jurnal terakreditasi SINTA 4. LPPM STT-PLN kemudian merespon agenda tersebut dengan mendelegasikan Kasie Jurnal dan Publikasi STT-PLN pada kegiatan tersebut. Perolehan Sertifikat Akreditasi Jurnal PETIR yang telah terakreditasi SINTA 4 tersebut kemudian memperoleh apresiasi dari Ketua STT-PLN, Prof. Dr. Ir.Iwa Garniwa Mulyana k, MT. Ketua STT-PLN secara konsisten memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kualitas dan kuantitas jurnal ilmiah STT-PLN. Dengan capaian ini, tantangan-tantangan dalam meningkatkan kualitas publikasi  akan selalu ada. Dan setiap stakeholder yang terlibat harus selalu siap dengan tantangan dan perubahan yang ada.

AKREDITASI ENERGI DAN KELISTRIKAN DAN KILAT

Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Energi dan Kelistrikan dan Kilat

Kebutuhan Jurnal ilmiah terakreditasi Nasional dan internasional bereputasi saat ini terus meningkat seiring tingginya standar kualitas luaran yang menjadi kewajiban para peneliti dibawah otoritas Kementerian Ristekdikti. Indeks Jurnal merupakan tolak ukur kualitatif dalam mewujudkan perguruan tinggi berbasis riset. Jurnal Ilmiah menjadi media diseminasi untuk proses hilirisasi hasil-hasil penelitian sebagaimana diamanatkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Disamping peningkatan jumlah dan kualitas riset di Indonesia, perlu dikembangkan juga media publikasi ilmiahnya agar artikel-artikel yang dihasilkan dari riset tersebut tidak semuanya diajukan ke jurnal di luar negeri saja, tetapi juga didiseminasi di jurnal-jurnal nasional yang diterbitkan di Indonesia.

Sebagai capain usaha peningkatan kualitas Jurnal ilmiah  STT-PLN, “Jurnal Kilat dan Jurnal Energi dan Kelistrikan” telah memperoleh status Terakreditasi SINTA 4 dari Kementerian, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi berdasarkan surat Kemenristekdikti No. B/3693/E5/E5.2.1/2019. Peningkatan kualitas dan aksesibilitas laman jurnal ilmiah di STT-PLN menjadi sangat penting demi menunjang Luaran Penelitian Dosen/Peneliti. Kerja Keras Tim redaksi jurnal dan penulis jurnal memberikan Sumbangsih yang signifikan dalam proses akreditasi jurnal dilaksanakan.

Kasie Jurnal dan Publikasi STT-PLN, Riki Ruli Siregar mengungkapkan bahwa Dampak utama dengan adanya jurnal terindeks SINTA di STT-PLN akan meningkatkan jumlah sitasi, nilai h-index, dan nilai faktor dampak dari jurnal-jurnal tersebut. Muara akhir dari sitasi ini adalah hilirisasi teknologi hasil riset ke pengguna teknologi. Selain itu Jurnal Ilmiah STT-PLN akan memiliki nilai jual dan semakin kompetitif di level nasional.